Bukan Sekadar Tanda Salib di Dahi, Ini 4 Fakta Menarik Rabu Abu bagi Umat Katolik

"Tanda dimulainya masa Prapaskah. Simak 4 fakta menarik tentang Rabu Abu (Ash Wednesday), mulai dari simbol debu hingga makna puasa dan pantang."
Tanda dimulainya masa Prapaskah. Simak 4 fakta menarik tentang Rabu Abu (Ash Wednesday), mulai dari simbol debu hingga makna puasa dan pantang. (Dok. Ist)

Puasa (makan kenyang hanya satu kali sehari) diwajibkan bagi mereka yang berusia 18 hingga 59 tahun.

Sedangkan Pantang (menghindari daging atau hal yang disukai seperti rokok/jajan) berlaku bagi yang berusia 14 tahun ke atas. Esensinya bukan menyiksa diri, melainkan melatih solidaritas dan keprihatinan.

3. Gerbang Menuju 40 Hari Masa Retret Agung

Rabu Abu adalah “garis start” dari masa Prapaskah (Lent) yang berlangsung selama 40 hari (tidak menghitung hari Minggu).

Angka 40 ini memiliki simbolisme biblis yang kuat, menggambarkan masa persiapan, ujian, dan pemurnian diri.

Bagi umat Katolik, ini seperti masuk ke dalam “kepompong” spiritual untuk nantinya lahir kembali menjadi pribadi baru yang lebih baik saat Paskah.

4. Mengoyakkan Hati, Bukan Pakaian

Salah satu pesan terkuat dalam liturgi Rabu Abu adalah ajakan untuk “mengoyakkan hati”.

Artinya, pertobatan dan perubahan hidup harus terjadi di dalam batin, bukan sekadar pencitraan lahiriah.

Keikhlasan hati untuk memaafkan, berbagi dengan yang kekurangan, dan memperbaiki hubungan dengan sesama serta Sang Pencipta adalah inti dari peringatan ini.

Selamat menjalani masa Prapaskah bagi yang merayakan.

Semoga menjadi momen yang mendamaikan hati dan pikiran.

Baca Juga: Saat Puasa Ramadan dan Pra Paskah Berjalan Beriringan dalam Harmoni

(Mira)