Faktakalbar.id, KETAPANG – Jajaran Polres Ketapang bergerak cepat membersihkan jalanan dari polusi suara yang meresahkan, Sabtu (14/02/2026).
Baca Juga: Wakapolres Ketapang Serap Aspirasi Warga Air Upas, Tekankan Pemberantasan Narkoba
Dalam operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) atau UKL VII, polisi berhasil mengamankan 19 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai standar.
Operasi yang dipimpin oleh Kasubbagdalops Bag Ops, AKP Sudi Suryanto ini menyasar aksi balap liar yang kerap muncul di malam minggu.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya cipta kondisi (cipkon) untuk memastikan kenyamanan warga menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris melalui Kasubbagdalops Bag Ops, AKP Sudi Suryanto menjelaskan, patroli mobile dan pemantauan intensif dilakukan di sejumlah titik rawan di Kota Ketapang.
Lokasi yang disisir antara lain Jalan S. Parman, Jalan Jenderal Sudirman, Jembatan Pawan V, Jalan Merdeka, serta Jalan R. Suprapto.
“Kegiatan UKL ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap malam dan secara bergantian oleh regu lainnya. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen Polres Ketapang dalam mengantisipasi aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong di wilayah Kota Ketapang,” tegasnya.
Baca Juga: Warga Mensubang Duduki Mess Karyawan PT SMS Terkait Konflik Lahan di Ketapang
Selain melakukan penindakan, petugas juga mengedepankan upaya preventif. Remaja yang kedapatan berkumpul melewati batas jam malam diimbau untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah.
Polisi memberikan edukasi agar mereka tidak terlibat dalam aksi balap liar yang membahayakan nyawa serta menghindari penggunaan knalpot bising yang mengganggu istirahat warga.
Dari hasil penyisiran, 19 unit kendaraan roda dua terjaring razia. Seluruh kendaraan tersebut langsung digelandang ke Mako Polres Ketapang untuk dilakukan penilangan oleh Satuan Lalu Lintas sesuai peraturan yang berlaku.
Pihak kepolisian memastikan kehadiran aparat di tengah masyarakat akan terus ditingkatkan. Hal ini demi menjamin situasi yang kondusif agar umat muslim dapat mempersiapkan diri menyambut bulan puasa dengan tenang.
















