Kualitas Udara di Kubu Raya Memburuk, Warga Diimbau Wajib Pakai Masker

Petugas kepolisian dari Polres Kubu Raya saat memberikan masker kepada pengendara motor di tengah kabut asap guna mengantisipasi dampak buruk penurunan kualitas udara, Selasa (17/2/2026).
Petugas kepolisian dari Polres Kubu Raya saat memberikan masker kepada pengendara motor di tengah kabut asap guna mengantisipasi dampak buruk penurunan kualitas udara, Selasa (17/2/2026). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya mengimbau seluruh masyarakat untuk disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Langkah ini diambil menyusul memburuknya Kualitas Udara di Kubu Raya akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik wilayah tersebut.

Baca Juga: Karhutla Kembali Muncul di Rasau Jaya, 20 Personel Gabungan Diterjunkan ke Lokasi

Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kadar partikel halus (PM2.5) di wilayah ini terpantau masuk dalam kategori tidak sehat.

Kondisi tersebut sangat berisiko bagi kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Dampak Asap Karhutla bagi Kesehatan

Paparan asap akibat kebakaran lahan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari iritasi mata, hidung, hingga tenggorokan.

Selain itu, kondisi ini berpotensi besar menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta memperburuk kondisi warga yang memiliki riwayat penyakit paru dan jantung.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Ade, menegaskan bahwa menjaga kondisi tubuh di tengah kabut asap merupakan prioritas utama. Masyarakat diminta untuk tidak mengabaikan penggunaan masker medis atau N95 jika harus keluar rumah.

“Asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat berdampak serius bagi kesehatan. Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mengurangi kegiatan di ruang terbuka, serta menjaga kondisi tubuh,” ujar Ade pada Selasa (17/2/2026).

Upaya Pemadaman dan Patroli Lapangan

Saat ini, Tim Siaga Karhutla gabungan terus bekerja di lapangan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan lahan.

Fokus patroli dan pemadaman titik api dilakukan di beberapa wilayah rawan, di antaranya Kecamatan Sungai Raya, Sungai Kakap, Kuala Mandor B, Sungai Ambawang, dan Rasau Jaya.