“Sebelumnya saya baru saja ikut pawai obor dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan bersama masyarakat muslim dan saya juga muslim. Tapi ketika saya sebagai bupati diundang ke sini, saya harus hadir dan turut bahagia bersama warga yang sedang merayakan Hari Raya Imlek,” ujarnya.
Baca Juga: Rotasi Jabatan di Polres Kubu Raya: Kabagren hingga Tiga Kapolsek Resmi Berganti
Ia memastikan perlakuan yang setara juga berlaku bagi umat agama lain.
Sujiwo berkomitmen untuk selalu hadir dan bersukacita bersama warga, baik saat Natal, acara keagamaan Hindu, maupun perayaan lainnya.
Menurutnya, sikap saling menghargai antaretnis dan toleransi adalah kunci agar Kubu Raya tidak terpecah belah.
“Salah satunya kita harus membangun yang namanya toleransi. Saling menghargai sesama umat beragama. Harga-menghargai antaretnis,” pungkasnya.
(FR)
















