Menurutnya, parit yang bersih bukan hanya mencegah banjir, tetapi bisa bertransformasi menjadi ruang publik dan destinasi wisata yang mendongkrak ekonomi lokal.
Aksi Sosial dan Impian Wisata Pontianak
Tak sekadar lomba, kegiatan ini membawa misi kemanusiaan. Ketua Pelaksana, Gumayanto Saputra, menjelaskan bahwa panitia menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk Masjid Irsyadul Iman serta paket sembako bagi 20 warga kurang mampu di sekitar Jalan Ampera.
Selain itu, para pelaku UMKM di lokasi acara turut merasakan dampak positif dari keramaian peserta.
Di sisi lain, Krisantus Kurniawan sempat melontarkan ide segar untuk pariwisata Pontianak sebagai kota tua. Ia membayangkan kembalinya ikon tradisional seperti becak, namun dengan sentuhan modern.
“Saya berharap ada ikon wisata yang bisa dihidupkan kembali, seperti becak. Namun ke depan bisa menggunakan becak listrik agar lebih manusiawi dan modern,” usulnya.
Jika dipadukan dengan transportasi sungai di Sungai Kapuas, ia yakin daya tarik Pontianak bagi wisatawan akan semakin kuat.
Baca Juga: Krisantus Kurniawan Desak Pelabuhan Kijing Segera Dioperasikan: Kalbar Sudah Rugi Puluhan Tahun!
(Mira)
















