Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Kayong Utara berkomitmen untuk tidak sekadar menjadi penjaga simbol sejarah, melainkan memberikan dampak konkret bagi kemajuan daerah.
Dalam Rakerda tahun 2026, organisasi ini memfokuskan agenda pada upaya Pelestarian Adat dan Budaya yang relevan dengan tantangan masa kini.
Baca Juga: Diplomasi Sinema: Rusia Serahkan Salinan Film Klasik ‘Turang’ 1957 ke Menteri Kebudayaan RI
Ketua MABM Kabupaten Kayong Utara Mawardi Usman mengingatkan seluruh jajarannya agar bersikap aktif dan inovatif.
Menurutnya, nilai-nilai luhur Melayu harus diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan tidak hanya berhenti pada cerita tentang kejayaan masa lalu.
Pesan moral yang diusung dalam pertemuan ini menekankan bahwa keberadaan lembaga adat harus selaras dengan visi pembangunan daerah.
Penguatan peran lembaga diharapkan mampu menumbuhkan integritas sosial serta membangun pondasi karakter yang kokoh bagi seluruh lapisan masyarakat.
















