Karantina Kalbar Perkuat Benteng Perbatasan, Waspadai Virus Nipah dan PPR di Jagoi Babang

Petugas Karantina Kalimantan Barat bersama jajaran Polsek, Satgas Pamtas, dan instansi terkait berfoto di depan PLBN Jagoi Babang dalam rangka penguatan pengawasan perbatasan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Petugas Karantina Kalimantan Barat bersama jajaran Polsek, Satgas Pamtas, dan instansi terkait berfoto di depan PLBN Jagoi Babang dalam rangka penguatan pengawasan perbatasan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Sinergi perbatasan dan sosialisasi ini adalah kunci. Sesuai amanat undang-undang, kami berkomitmen memastikan setiap komoditas yang melintas telah terjamin kesehatannya. Dukungan dari instansi mitra di perbatasan sangat krusial agar fungsi perlindungan hayati kami berjalan optimal,” ujar Noval Isnaeni.

Melalui kolaborasi yang solid, diharapkan seluruh instansi di PLBN Jagoi Babang memiliki kesepahaman yang sama dalam mencegah masuknya hama dan penyakit berbahaya.

Dengan pengawasan yang ketat, PLBN Jagoi Babang diproyeksikan menjadi pintu gerbang yang aman dari ancaman penyakit strategis yang dapat merugikan sektor peternakan dan kesehatan nasional.

(FR)