Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Di era informasi yang mengalir tanpa henti, kita sering terjebak dalam Fear of Missing Out atau FOMO.
Perasaan takut tertinggal tren, berita, atau momen seru orang lain ini sering kali memicu kecemasan.
Namun, ada penawar yang kini mulai populer, yaitu Joy of Missing Out atau JOMO.
JOMO adalah kemampuan untuk merasa bahagia dan cukup meskipun kita melewatkan hal-hal yang sedang viral.
Baca Juga: Jangan Terjebak Tren! Kenali 5 Dampak Negatif FOMO bagi Kehidupan Anda
Ini bukan tentang menutup diri dari dunia, melainkan tentang memilih apa yang benar-benar berharga bagi diri sendiri.
Siapa pun Anda, beralih ke JOMO adalah langkah cerdas untuk menjaga kesehatan mental.
Berikut adalah 4 tips praktis untuk mulai mempraktikkan JOMO:
1. Kurangi Kecepatan di Dunia Digital
Langkah pertama melawan FOMO adalah dengan tidak membiarkan diri terus-menerus terpaku pada smartphone.
Kebiasaan scrolling tanpa henti pada feed media sosial sering kali menjadi sumber utama kecemasan.
Cobalah untuk mengatur screen time atau batasan waktu layar setiap harinya.
Anda tidak perlu tahu setiap detail apa yang dilakukan orang lain di luar sana.
Dengan mengurangi koneksi digital, Anda memberikan ruang bagi otak untuk beristirahat dari banjir informasi yang tidak perlu.
2. Berani Mengatakan “Tidak” Tanpa Rasa Bersalah
Banyak orang terjebak FOMO karena merasa harus menghadiri setiap undangan atau mengikuti setiap tren agar tetap dianggap “ada.”
JOMO mengajarkan kita untuk menetapkan boundaries atau batasan yang sehat.
Belajarlah untuk menolak ajakan atau tren yang sekiranya tidak memberikan nilai tambah bagi kebahagiaan Anda.
Mengatakan “tidak” pada hal yang tidak penting berarti Anda mengatakan “ya” pada ketenangan pikiran dan waktu istirahat yang berkualitas.
















