Situasi Politik dan Gelombang Protes
Insiden di media televisi ini terjadi di tengah situasi politik Iran yang sedang memanas.
Selain aksi yang mendukung pemerintah, berbagai daerah termasuk Teheran justru diwarnai oleh unjuk rasa yang menyuarakan slogan anti-pemerintah seperti “Matilah diktator” dan “Matilah Republik Islam”.
Gelombang protes di Iran dilaporkan telah berlangsung sejak Desember tahun lalu, yang dipicu oleh lonjakan inflasi.
Meskipun awalnya berjalan damai, aksi tersebut berubah menjadi kericuhan yang mengakibatkan kerusakan fasilitas umum.
Pemerintah Iran menuding adanya keterlibatan agen asing dalam mengacaukan situasi nasional.
Berdasarkan laporan yang beredar, tindakan tegas otoritas dalam meredam demonstrasi tersebut telah menyebabkan ribuan orang ditangkap dan diperkirakan sekitar 5.000 orang tewas selama periode protes berlangsung.
Baca Juga: AS dan Iran Gelar Perundingan Tidak Langsung di Oman, Bahas Nuklir hingga Proxy
(Mira)
















