Faktakalbar.id, KENDAL – Penanganan dampak banjir di Kabupaten Kendal terus berlanjut hingga Kamis (12/2/2026).
Berdasarkan pantauan terbaru, debit air di sejumlah wilayah terdampak mulai menunjukkan tren penurunan yang signifikan setelah hujan tinggi melanda sejak Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Didominasi Banjir dan Cuaca Ekstrem, BNPB Rilis Laporan Bencana Periode 8-9 Februari 2026
Data sementara mencatat sekitar 1.430 kepala keluarga dan 1.300 unit rumah terdampak di empat kecamatan.
Di Kecamatan Boja, kondisi air dilaporkan sudah surut sepenuhnya. Sementara itu, di wilayah lain seperti Kecamatan Ngampel dan Brangsong, genangan masih tersisa dengan ketinggian antara 10 hingga 100 cm namun terus menurun.
BPBD Kabupaten Kendal tetap melakukan pemantauan ketat dan kaji cepat di lapangan.
Petugas mengimbau warga di lokasi yang masih tergenang untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air jika hujan kembali turun.
Penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama saat ini.
















