“Fokus utama tahun 2026 adalah memperluas jangkauan layanan digital, termasuk penguatan fitur mobile banking serta pengembangan ekosistem QRIS hingga ke pelosok Kalimantan Barat,” tegas Rokidi.
Langkah korporasi lain yang diambil dalam rapat tersebut adalah penguatan layanan syariah melalui pengangkatan Dewan Pengawas baru untuk Bank Kalbar Syariah.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan serta mengakselerasi pertumbuhan layanan keuangan berbasis syariah di Bumi Khatulistiwa.
(FR)
















