Nyawa Taruhannya: 4 Bahaya Ilmiah Menghirup Gas dari Tabung “Whip Pink”

"Meninjau 4 dampak berbahaya menghirup gas N2O dari tabung whip pink bagi kesehatan saraf, otak, hingga risiko kematian menurut penjelasan ilmiah."
Meninjau 4 dampak berbahaya menghirup gas N2O dari tabung whip pink bagi kesehatan saraf, otak, hingga risiko kematian menurut penjelasan ilmiah. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE  – Penyalahgunaan gas N2O sering kali dianggap remeh karena efek euphoria yang singkat.

Padahal, secara biologis, gas ini bekerja dengan cara yang cukup ekstrem di dalam sistem tubuh manusia.

Berdasarkan tinjauan ilmiah, berikut adalah 4 hal berbahaya yang mengintai:

1. Hipoksia: Sel Otak Kekurangan Oksigen

Saat seseorang menghirup gas N2O secara langsung, gas tersebut akan menggantikan posisi oksigen di dalam paru-paru dan darah.

Baca Juga: Dilema Pemutus Rantai: 5 Beban Mental Saat Berusaha Keluar dari Lingkaran Kemiskinan Keluarga

Kondisi ini secara medis disebut sebagai hypoxia.

Otak manusia sangat sensitif terhadap kadar oksigen.

Jika asupan oksigen terhenti atau berkurang drastis meski hanya dalam hitungan detik, sel-sel otak mulai mengalami kerusakan yang bersifat permanen.

Dalam kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan pingsan mendadak hingga kematian otak.

2. Defisiensi Vitamin B12 dan Kerusakan Saraf

Salah satu efek jangka panjang yang paling berbahaya dari N2O$ adalah kemampuannya menonaktifkan vitamin B12 di dalam tubuh.

Vitamin B12 sangat krusial untuk menjaga kesehatan sel saraf dan pembentukan sel darah merah.

Tanpa vitamin B12 yang aktif, lapisan pelindung saraf (myelin) akan rusak.

Dampaknya mulai dari rasa kesemutan yang kronis, mati rasa pada anggota gerak, hingga kelumpuhan. Secara ilmiah, gangguan saraf ini bisa sulit disembuhkan jika paparan terjadi secara terus-menerus.