Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat memberikan edukasi hukum kepada ratusan siswa SMA Negeri 9 Pontianak melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kegiatan yang dilaksanakan saat upacara bendera ini mengusung tema “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman” sebagai langkah preventif bagi pelajar.
Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Yadi Rachmad Sunaryadi, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menjelaskan bahwa pemahaman hukum sangat krusial bagi generasi muda, terutama dalam menghadapi era digitalisasi.
Ia menekankan agar siswa mampu memilah tindakan yang dapat berkonsekuensi hukum.
Dalam sosialisasinya, pihak Kejaksaan menyoroti beberapa isu krusial yang saat ini marak terjadi, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, serta maraknya praktik judi online.
Baca Juga: Fokus Penguatan Tata Kelola, Kajati Kalbar Emilwan Ridwan Ikuti Rakernas Kejaksaan Tahun 2026
Yadi mengingatkan para siswa untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial karena jejak digital dapat memengaruhi masa depan mereka.
















