Faktakalbar.id, BELITUNG – Atmosfer semangat olahraga bersepeda mulai terasa di Pulau Belitung menjelang perhelatan akbar World’s Largest Cycling Marathon Series – GFNY Belitung 2026.
Baca Juga: Ratusan Pesepeda Tempuh Rute 254 Km, Meriahkan HUT ke-254 Pontianak
Sebagai pemanasan menuju acara puncak yang dijadwalkan pada 21 Juni 2026 mendatang, komunitas dan penghobi sepeda roadbike menggelar acara Group Ride atau bersepeda bersama pada Minggu (8/2/2026).
Mengambil titik start dari jantung kota, yakni Bundaran Batu Satam (Titik 0 Km Belitung), para pesepeda dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Pemkab Belitung, Marzuki.
Rute yang ditempuh menyajikan pengalaman visual memukau, melintasi jalur perkotaan, suasana pedesaan yang asri, hingga deretan pantai eksotis dengan batuan granit khas Belitung.
Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah, dalam sambutan videonya menyambut hangat para peserta. Ia menekankan bahwa event ini bukan sekadar olahraga, melainkan sebuah perjalanan menelusuri kekayaan geologi dunia.
“Selamat datang di Bumi Belitung, jejak bumi purba yang hidup hingga hari ini. Anda tidak sekadar bersepeda, melainkan juga menelusuri kawasan geopark Bumi Belitung. Melintasi lanskap batu granit purba, laut biru jernih, dan udara terbersih se-Indonesia,” ucap Djoni Alamsyah.

Rombongan pesepeda melintasi sejumlah ikon wisata, mulai dari area Tanjung Pendam, Sentra Batik Sepiak, hingga kawasan Pantai Tanjung Kelayang dengan maskot Batu Garuda.
Perjalanan berlanjut menaklukkan tanjakan di Pantai Tanjung Tinggi yang fenomenal, sebelum akhirnya finish di Hotel Fairfield by Marriott Belitung.
Baca Juga: Imparsial Kritik Keras Pelibatan TNI dalam Penertiban Tambang Ilegal di Bangka Belitung
Founder GFNY Indonesia, Axel Moeller, mengapresiasi sambutan luar biasa dari pemerintah dan masyarakat setempat.
Ia menegaskan bahwa GFNY Belitung 2026 nanti juga akan berstatus sebagai GFNY Asia Championship.
















