“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami mengajak warga untuk memastikan hewan peliharaannya mendapatkan vaksinasi serta tidak dilepasliarkan. Jika menemukan hewan dengan perilaku mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegas AKP Sutikno.
Sebagai langkah responsif, Polsek Sekayam langsung melakukan koordinasi lintas sektoral.
Pihak kepolisian menggandeng Puskesmas Sekayam, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, serta pemerintah desa setempat untuk memperkuat upaya penanganan Waspada Rabies secara terpadu.
Selain koordinasi di tingkat pimpinan, personel Bhabinkamtibmas Desa Balai Karangan juga diterjunkan langsung ke lapangan.
Baca Juga: Tingginya Kasus Gigitan Rabies di Kalbar: Peran Aktif Pemilik Hewan Sangat Penting
Mereka bertugas memberikan sosialisasi kepada warga mengenai bahaya rabies dan urgensi vaksinasi hewan.
Kapolsek juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk segera melakukan pendataan hewan peliharaan warga dan menggelar vaksinasi massal sebagai langkah preventif jangka panjang.
Sinergi antara aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan kesadaran warga dinilai menjadi kunci utama dalam menekan risiko penyebaran virus mematikan ini.
Polisi berharap dengan adanya pengawasan ketat dan kesadaran pemilik hewan, kasus Waspada Rabies tidak lagi memakan korban jiwa maupun luka di kemudian hari.
(Ariya)
















