Faktakalbar.id, SANGGAU – Kasus serangan hewan penular rabies kembali meresahkan masyarakat di wilayah perbatasan.
Dua orang warga Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, harus mendapatkan penanganan medis intensif setelah menjadi korban Gigitan Anjing yang diduga terjangkit virus rabies.
Baca Juga: Tingginya Kasus Gigitan Rabies di Kalbar: Peran Aktif Pemilik Hewan Sangat Penting
Insiden tersebut terjadi di Dusun Balai Karangan I, Desa Balai Karangan, pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Identitas kedua korban diketahui bernama Ade Rohayati (44) dan seorang anak bernama Dirga Ramadan (12).
Keduanya merupakan warga setempat yang diserang secara tiba-tiba oleh seekor anjing yang menunjukkan perilaku sangat agresif di area permukiman.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun di lapangan, anjing tersebut awalnya terlihat berkeliaran di lingkungan warga.
Tanpa pemicu yang jelas, hewan itu menyerang orang-orang yang berada di sekitarnya. Akibat serangan cepat tersebut, kedua korban mengalami luka Gigitan Anjing pada bagian tangan.
Baca Juga: Warga Lebang Positif Rabies, Dinkes Sintang Imbau Segera Periksa Jika Tergigit Hewan
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Sekayam.
Langkah cepat ini diambil mengingat risiko fatal yang dapat ditimbulkan oleh virus rabies jika tidak segera ditangani secara medis.
Setibanya di fasilitas kesehatan, tim medis langsung melakukan prosedur pembersihan luka (cuci luka) dan memberikan vaksin anti-rabies sesuai standar operasional.
Beruntung, kedua korban dilaporkan dalam kondisi sadar saat menjalani perawatan. Sementara itu, anjing yang menjadi pelaku serangan telah dimusnahkan oleh warga untuk mencegah jatuhnya korban lain.
















