“Dan tentunya dengan kita memberikan perlakuan khusus kepada para dokter, harapan kami jiwa pengabdian para dokter juga bisa sepenuh hati,” tegasnya.
Cegah Ketimpangan Alat dan SDM
Kebijakan ini diambil untuk mencegah ketimpangan antara fasilitas fisik RSUD TBSI yang baru saja ditingkatkan, dengan kemampuan tenaga medisnya. Sujiwo tak ingin alat-alat kesehatan modern menjadi sia-sia karena minimnya kompetensi operator atau tenaga medis.
“Kenapa? Karena ketika peralatannya canggih, lengkap, baru, SDM-nya tidak mempunyai ini juga tidak akan linier. Maka tugas pemerintah kami akan melakukan peningkatan sumber daya manusia di semua sektor yang berkaitan dengan rumah sakit ini,” jelas Sujiwo.
Selain insentif finansial, Sujiwo juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk segera menggelar pelatihan peningkatan kompetensi bagi tenaga medis dalam waktu dekat.
“Tadi baru saya sampaikan dengan Pak Kadis Kesehatan, pelatihan-pelatihan untuk peningkatan sumber daya manusia akan sesegera mungkin kami akan lakukan,” pungkasnya.
Baca Juga: Pergoki Truk Sawit Melebihi Tonase di Jalan Mekar Sari, Bupati Sujiwo Ancam Pasang Portal
(Mira)
















