“Saya menghimbau kepada pihak sekolah dan orang tua siswa agar tidak ragu membawa anak-anak yang mengalami gejala sakit ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Jangan khawatir soal biaya, pemerintah kecamatan akan memfasilitasi, yang terpenting keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas utama,” ungkap Vitalis.
Guna menangani kasus ini secara komprehensif, Camat Marau melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, antara lain Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Kapolsek Marau, Kepala UPTD Puskesmas Marau, serta para Kepala Desa setempat.
Baca Juga: Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja, Staf Kantor Camat Air Upas Ikuti Desk LKJIP Kabupaten Ketapang
Sebagai langkah penanganan awal, pemerintah kecamatan bersama tim kesehatan telah menyiapkan berbagai bentuk antisipasi jika terjadi lonjakan jumlah pasien.
Fasilitas darurat yang disiapkan meliputi penyediaan tempat atau tikar untuk pasien, kipas angin, sarana penjemputan, serta konsumsi baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan yang bertugas.
Untuk memperkuat layanan kesehatan, sejumlah tenaga medis dan dokter turut diperbantukan ke UPTD Puskesmas Marau.
Bantuan tenaga kesehatan tersebut didatangkan dari Kecamatan Jelai Hulu dan Kecamatan Air Upas guna memastikan pelayanan medis berjalan optimal dan cepat.
Pemerintah Kecamatan Marau berharap dengan sinergi lintas sektor ini, penanganan terhadap para pelajar dapat berjalan maksimal dan kondisi kesehatan mereka segera pulih seperti sedia kala.
(FR)
















