Respon Cepat Dugaan Keracunan MBG, Camat Air Upas Jenguk Korban dan Kirim Bantuan Medis ke Marau

Camat Air Upas, Samson Nopen, menjenguk siswi SMP asal Desa Sukaria yang sedang menjalani perawatan medis di Puskesmas Air Upas akibat dugaan keracunan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Camat Air Upas, Samson Nopen, menjenguk siswi SMP asal Desa Sukaria yang sedang menjalani perawatan medis di Puskesmas Air Upas akibat dugaan keracunan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Camat Air Upas, Samson Nopen, didampingi Kepala Puskesmas Air Upas menjenguk satu orang siswi SMP Marau yang diduga mengalami keracunan program Makanan Bergizi (MBG).

Baca Juga: Optimalkan Potensi PAD, Dispora Ketapang Tinjau dan Inventarisasi Aset Olahraga

Siswi tersebut saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Puskesmas Air Upas, Kamis malam (05/2/2026).

Diketahui, siswi yang dirawat tersebut berasal dari Dusun Batu Keling, Desa Sukaria, Kecamatan Air Upas.

Berdasarkan keterangan dari tenaga medis yang menangani, pasien sempat mengalami gejala klinis berupa muntah, sakit perut, dan diare.

Namun, setelah mendapatkan penanganan, kondisi pasien saat ini dilaporkan sudah stabil dan terus dalam pemantauan ketat petugas kesehatan.

Sebagai bentuk respon cepat dan vantarwilayah, Puskesmas Air Upas tidak hanya merawat korban, tetapi juga telah mengirimkan bantuan logistik dan personel ke Kecamatan Marau yang menjadi lokasi kejadian.

Baca Juga: Dramatis Lewat Adu Penalti, Tim ASN Ketapang Sabet Juara 3 Piala Gubernur Kalbar

Bantuan tersebut berupa 1 unit ambulans, 140 botol infus, serta 4 orang tenaga medis untuk membantu penanganan korban lainnya di lapangan.

Camat Air Upas, Samson Nopen menyampaikan bahwa pihak pemerintah kecamatan bersama tenaga kesehatan terus melakukan koordinasi intensif dan memantau perkembangan kondisi pasien.

Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan pendampingan maksimal bagi warganya yang terdampak.