Padukan Cita Rasa Padang-Melayu, Pusaka Minang & Garagara Coffee Siapkan Sensasi Makan di Hutan Tropis

"Pusaka Minang & Garagara Coffee Pontianak hadirkan konsep unik perpaduan Nasi Padang dan Kopi Sengkit. Edi Hartono siapkan area makan bernuansa hutan tropis eksotis."
Pusaka Minang & Garagara Coffee Pontianak hadirkan konsep unik perpaduan Nasi Padang dan Kopi Sengkit. Edi Hartono siapkan area makan bernuansa hutan tropis eksotis. (Dok. Faktakalbar)

“Nanti masterpiece-nya itu ada di gedung belakang, sekarang lagi proses pembangunan. Jadi saya mau create, menciptakan suasana bisa makan nasi padang di hutan tropis, bisa ngopi di hutan tropis,” tutur Edi.

Ia menambahkan, area tersebut nantinya akan ditanami berbagai tanaman eksotis khas Kalimantan Barat, baik di area terbuka maupun di dalam ruangan berpendingin udara (AC).

“Di hutan tropis itu nanti akan saya tanam tanaman kita yang di Kalbar ini yang lebih eksotis. Ada yang ruang AC, jadi hutan itu di dalam ruangan AC juga ada di luar ruangan,” paparnya.

Menu Andalan: Kopi Sengkit dan Ayam Pop

Dari sisi menu, Garagara Coffee menghadirkan inovasi minuman yang mengangkat komoditas lokal, yakni Kopi Sengkit.

“Kalau kopi, tadi saya sudah sampaikan bahwa kopi hitam atau Americano, saya campur dengan sengkit (jeruk kecil). Nah, itu salah satu keunikan khasnya kita, karena kita Pontianak dikenal sebagai penghasil jeruk kecil. Jadi saya kombinasi dengan kopi,” ungkap Edi.

Sementara untuk menu makanan berat, Pusaka Minang tetap mempertahankan menu-menu favorit pecinta masakan Padang dengan penyesuaian lidah lokal.

“Kalau makanan sih umum ya, Nasi Padang. Cenderung kita Ayam Pop-nya yang paling enak, Gulai Kepala Ikan juga favorit, terus Ayam Goreng Kering-nya juga favorit. Paling cita rasanya cenderung (disesuaikan) ke kita di Kalbar,” pungkasnya.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Coffee Morning KDEKS, Bank Kalbar Siap Dorong Ekosistem Ekonomi Syariah

(Mira)