Faktakalbar.id, PONTIANAK – Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga dan kelangkaan bahan kebutuhan pokok.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat guna menjaga stabilitas pasar. Hal ini disampaikannya usai meresmikan Grand Opening Pusaka Minang & Garagara Coffee di Jalan Gusti Hamzah, Kamis (5/2/2026).
Menurut Edi, langkah antisipasi tersebut telah dimatangkan melalui pertemuan tingkat tinggi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
“Sekarang kita sudah melakukan rapat High Level Meeting yang dilaksanakan oleh pemerintah kota dan pemerintah provinsi,” ujar Edi kepada wartawan Kamis, (5/2/2026).
Baca Juga: Sambut Imlek 2577, Pemkot Pontianak Pusatkan Pesta Kembang Api di Jalan Gajah Mada
Edi menjelaskan, fokus utama dari pertemuan tersebut adalah melakukan pengendalian inflasi daerah sedini mungkin.
Pihaknya akan terjun langsung untuk memantau rantai distribusi dan kondisi riil di pasar-pasar tradisional maupun modern di Kota Pontianak.
















