Gubernur Pimpin HLM TPID, Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Imlek, Ramadan dan Idulfitri

Gubernur Kalbar Ria Norsan
Gubernur Kalbar Ria Norsan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memimpin langsung High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalbar, Kamis (5/2/2026).

Pertemuan strategis ini digelar untuk memperkuat koordinasi Pengendalian Inflasi menjelang momentum besar, yakni Imlek, Ramadan, dan Idulfitri.

Baca Juga: Rakor Pengendalian Inflasi, Pusat Pinta Daerah Tetap Jaga Stabilitas Harga

Dalam arahannya, Ria Norsan mengungkapkan bahwa inflasi Kalbar pada tahun 2025 tercatat sebesar 1,85 persen.

Namun, memasuki awal tahun 2026, tren kenaikan mulai terlihat akibat fluktuasi harga komoditas pangan strategis dan faktor musiman.

“Pada tahun 2026 ini, inflasi mulai menunjukkan tren kenaikan, terutama dipengaruhi oleh harga cabai rawit, bawang merah, serta faktor musiman menjelang perayaan hari besar. Karena itu, kita berkumpul hari ini untuk mencari solusi agar inflasi tetap terkendali, stabilitas harga terjaga, dan kebutuhan bahan pokok masyarakat dapat terpenuhi,” terang Ria Norsan.

Gubernur menginstruksikan seluruh kepala daerah di kabupaten/kota untuk intensif melakukan pendataan stok dan harga pangan.

Baca Juga: Jelang Nataru, Sekda Harisson Pastikan Pemprov Kalbar Fokus Kawal Stabilitas Harga Pangan

Ia menekankan pentingnya langkah preventif sebelum terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.