Waspada Cuaca Ekstrem, BNPB Minta Pemda Siaga Pasca Rentetan Kejadian Bencana Terbaru

Fenomena tanah bergerak yang melanda Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Selasa (3/2).
Fenomena tanah bergerak yang melanda Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Selasa (3/2). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Caringin Bogor, BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Sementara itu, banjir bandang menerjang Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Bencana ini melanda Desa Pakis di Kecamatan Panti dan Desa Pecoro di Kecamatan Rambipuji. Satu warga dilaporkan meninggal dunia dan telah dievakuasi.

Banjir sempat memaksa 30 jiwa mengungsi, namun kondisi Sungai Badean kini dilaporkan mulai surut dan warga bergotong royong membersihkan material sisa banjir.

Di Pulau Sumatera, banjir luapan Sungai Benakat merendam tujuh desa di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Sebanyak 1.892 KK terdampak genangan air, meski kondisi lapangan kini dilaporkan berangsur surut.

Menyikapi rangkaian Kejadian Bencana tersebut, BNPB mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai.

“BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siaga. Beberapa wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir,” bunyi imbauan resmi BNPB.

BPBD di seluruh daerah diharapkan aktif menyampaikan peringatan dini agar masyarakat dapat melakukan evakuasi mandiri guna menghindari risiko fatal akibat bencana.

Baca Juga: Tinjau Longsor Bandung Barat, Wapres Gibran dan Kepala BNPB Pastikan Penanganan Optimal

(*Red)