Prabowo Sebut Swasembada Pangan Syarat Kemandirian Bangsa

Prabowo Subianto menegaskan swasembada pangan dan energi menjadi syarat mutlak dan fondasi utama strategi transformasi bangsa dalam Rakornas 2026. (Dok. Ist)
Prabowo Subianto menegaskan swasembada pangan dan energi menjadi syarat mutlak dan fondasi utama strategi transformasi bangsa dalam Rakornas 2026. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Prabowo Subianto menegaskan swasembada pangan dan energi menjadi fondasi utama strategi transformasi bangsa. Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

Pemerintah memaparkan strategi pembangunan nasional yang bertujuan mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.

Prabowo menetapkan tolok ukur utama keberhasilan tersebut pada peningkatan kualitas hidup rakyat, bukan sekadar status pendapatan negara.

Baca Juga: Prabowo Sebut Program MBG Serap Sejuta Tenaga Kerja

“Kita tidak bermimpi untuk menjadi high income country. Kita tidak bermimpi kita mau hidup seperti Norwegia atau Kanada. Kita hanya mau supaya semua rakyat kita hidup, kualitas hidupnya baik. Artinya, makan harus cukup sehat, kesehatannya harus dijamin, anak-anaknya harus sekolah dengan baik. Dia punya penghasilan yang cukup,” ucap Prabowo.

Pemerintah menjalankan strategi tersebut melalui delapan misi Asta Cita dan 17 program prioritas. Prabowo menempatkan kemandirian pangan sebagai pilar yang tidak bisa ditawar dalam strategi ini.

“Kalau bisa saya ringkas, lebih sederhana, yaitu fondasi pertama kita, mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus swasembada pangan. Swasembada pangan, tidak ada alternatif. Kalau kita mau merdeka, kalau kita mau sejahtera, kita harus jamin produksi pangan sehingga pangan bisa dinikmati oleh seluruh rakyat kita. Swasembada pangan adalah syarat, itu adalah pilar yang utama dari strategi,” imbuh Prabowo.

Kemandirian Energi dan Ekonomi Desa

Selain sektor pangan, Prabowo juga menyoroti sektor energi. Ia menilai kemandirian energi sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan mengurangi ketergantungan negara pada pihak luar.