Kualitas Udara Kota Pontianak Memburuk ke Kategori Tidak Sehat pada 3 Februari 2026

Grafik konsentrasi PM2.5 di Stasiun AQMS Pontianak Tenggara menunjukkan fluktuasi kualitas udara yang sempat menyentuh kategori sangat tidak sehat pada jam-jam tertentu.
Grafik konsentrasi PM2.5 di Stasiun AQMS Pontianak Tenggara menunjukkan fluktuasi kualitas udara yang sempat menyentuh kategori sangat tidak sehat pada jam-jam tertentu. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kondisi kualitas udara Kota Pontianak dilaporkan mengalami penurunan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), polusi udara di ibu kota Kalimantan Barat ini masuk dalam kategori Tidak Sehat dengan tren fluktuatif yang sempat menyentuh level berbahaya pada jam-jam tertentu.

Baca Juga: Kalimantan Barat Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla, Modifikasi Cuaca Jadi Opsi Utama

Berdasarkan pemantauan Stasiun AQMS di Kecamatan Pontianak Tenggara, kondisi polusi ekstrem terjadi dalam tiga periode waktu utama.

Gelombang pertama polusi tinggi tercatat pada sore hingga malam hari, tepatnya pukul 15.30 hingga 19.30 WIB. Selanjutnya, kondisi serupa kembali berulang pada dini hari pukul 00.00 hingga 02.30 WIB, serta pagi hari pukul 05.30 hingga 06.00 WIB.