“Yang paling banyak masuk adalah pembangunan jalan paving, drainase, dan jembatan,” ungkapnya.
Baca Juga: Sekda Fokus Entaskan Kemiskinan Singkawang Selatan
Adapun sebaran usulan tersebut berasal dari Kelurahan Sedau sebanyak 94 usulan, Kelurahan Pangmilang 79 usulan, Kelurahan Sijangkung 57 usulan, dan Kelurahan Sagatani 32 usulan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam merumuskan arah kebijakan.
Namun, ia juga menyoroti sejumlah persoalan strategis yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, seperti kemiskinan ekstrem, stunting, dan banjir.
Dwi Yanti mengungkapkan data bahwa Kecamatan Singkawang Selatan menyumbang angka yang cukup signifikan dalam statistik kemiskinan daerah.
“Hal ini menjadi tantangan kita bersama yang harus diatasi, tentu dengan merumuskan aksi nyata melalui usulan-usulan dalam musrenbang,” kata Dwi Yanti.
Ia menyebutkan bahwa Kecamatan Singkawang Selatan menyumbang 27 persen dari total 195 keluarga miskin ekstrem di Kota Singkawang.
Selain itu, Dwi Yanti juga menyinggung masalah sanitasi, di mana masih terdapat dua kelurahan yang belum bebas dari praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
Kendati demikian, Dwi Yanti optimis dengan potensi besar yang dimiliki wilayah ini.
Singkawang Selatan dinilai memiliki modal kuat dalam pengembangan ekonomi, khususnya sektor pariwisata dan agrowisata karena keberadaan pantai, perbukitan, lahan subur, hingga bandara.
(FR)















