Buah Keikhlasan 33 Tahun: Satiman, Penyapu Jalan Pontianak yang Sampai ke Baitullah

Satiman (54), petugas PPSU Kota Pontianak yang berhasil menunaikan ibadah haji dari hasil tabungannya selama 33 tahun mengabdi sebagai penyapu jalan.
Satiman (54), petugas PPSU Kota Pontianak yang berhasil menunaikan ibadah haji dari hasil tabungannya selama 33 tahun mengabdi sebagai penyapu jalan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Kalau jalan bersih, rasanya kerja itu ada hasilnya,” ucap Parni.

Kepala DLH Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, menjelaskan bahwa pemberian penghargaan kepada petugas PPSU dilakukan rutin setiap tahun.

Baca Juga: Apresiasi Petugas Kebersihan, Edi Kamtono Serahkan Penghargaan

Penilaian didasarkan pada disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap perjanjian kerja.

“Penghargaan diberikan atas prestasi kerja, loyalitas, serta jasa para petugas PPSU dalam menjaga kebersihan kota. Penghargaan diberikan berupa piagam yang ditandatangani Bapak Wali Kota dan uang tunai, berdasarkan penilaian kinerja selama satu tahun terakhir,” jelas Syarif.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa kerja keras para petugas ini adalah fondasi kenyamanan kota yang sering dipuji pendatang.

“Banyak yang datang ke Pontianak lalu memuji kebersihan kota. Itu buah dari kerja petugas yang sering luput dari perhatian, tapi nyata hasilnya,” ujar Edi.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan sampah yang konsisten sangat penting seiring bertambahnya penduduk.

“Kita ingin buktikan seluruh pelosok Kota Pontianak kebersihannya harus terkelola dengan baik, baik yang di darat maupun yang di parit atau sungai. Hasil kerja mereka terlihat setiap hari, dan itu yang membuat kota ini layak dibanggakan,” tutup Edi Kamtono.

(*Red)