Baca Juga: Sambut Imlek dan Valentine 2026, Golden Tulip Pontianak Hadirkan Promo Menginap dan Kuliner Spesial
“Kebutuhan darah masyarakat di Kubu Raya itu dipenuhi juga oleh Kota Pontianak, karena Kubu Raya belum memiliki UTD (Unit Transfusi Darah). Bahkan stok kita kadang dikirim sampai ke Singkawang hingga Putussibau,” jelas Multi di sela-sela kegiatan.
Multi menegaskan bahwa aksi kolaborasi dengan mitra seperti sektor perhotelan sangat krusial untuk menjaga ketersediaan stok darah. Meskipun saat ini sudah dibuka UTD di RSUD dr. Soedarso, kapasitasnya dinilai belum memadai untuk mencukupi kebutuhan seluruh wilayah Kalimantan Barat yang bertumpu pada suplai dari Kota Pontianak.
Dalam kesempatan tersebut, PMI turut mendorong rumah sakit untuk mulai membangun bank darah mandiri guna memperkuat sistem distribusi.
PMI juga memberikan imbauan khusus kepada kelompok perempuan dan pemula usia 17 tahun untuk mulai berani mendonorkan darah.
“Kadang takut karena ada jarum, tapi setelah sekali mencoba, biasanya akan merasa bahagia karena ini misi kemanusiaan. Dengan hitungan detik (melalui donor darah), nyawa orang lain bisa selamat,” tambahnya.
PMI Kota Pontianak terus memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi dan pengusaha melalui layanan di Gedung PMI Jalan Amaliani maupun pengerahan mobil unit ke berbagai titik untuk menjemput bola demi mencukupi kebutuhan darah regional.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-11, Golden Tulip Pontianak Gelar Aksi Donor Darah untuk Kemanusiaan
(Mira)
















