Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kesepian tidak selalu berarti duduk sendirian di kamar gelap tanpa teman.
Di era modern ini, wajah kesepian telah berubah.
Banyak orang yang tampak sibuk, punya banyak teman nongkrong, dan aktif di media sosial, namun sebenarnya jiwanya merasa kosong.
Kondisi ini sering disebut sebagai high-functioning loneliness.
Baca Juga: Sulit Tidur? Ini 4 Kartun Menyenangkan yang Bisa Menemani Insomnia Anda
Kamu menjalani rutinitas seperti biasa, tertawa, dan bekerja, tetapi menolak mengakui bahwa kamu butuh koneksi mendalam yang nyata. Sering kali, kita melakukan denial atau penyangkalan untuk melindungi ego agar terlihat kuat.
Hati-hati, memendam perasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental. Cek apakah kamu memiliki 5 ciri berikut ini.
1. Menenggelamkan Diri dalam Kesibukan (Workaholic)
Apakah kamu merasa gelisah jika tidak melakukan apa-apa? Orang yang kesepian sering menjadikan kesibukan sebagai pelarian.
Kamu sengaja memadatkan jadwal kerja, lembur, atau mengikuti berbagai kegiatan hanya untuk menghindari momen hening.
Bagimu, diam berarti memberi ruang bagi otak untuk merasakan kesedihan, jadi kamu memilih untuk terus berlari agar tidak perlu menghadapi perasaanmu sendiri.
2. Marathon Serial TV atau Film Secara Berlebihan
Menonton film memang hiburan, tapi jika kamu melakukannya secara obsesif (misalnya menghabiskan satu season semalaman setiap hari), ini bisa jadi tanda kamu mencari substitusi emosional.
Kamu merasa lebih terhubung dengan karakter fiksi di layar kaca daripada orang-orang di dunia nyata. Karakter-karakter itu memberikan ilusi kebersamaan tanpa risiko penolakan.
















