“Pesawat kami (P1) akan terbang pada akhir April, Mei, atau paling lambat Juni,” katanya.
Selanjutnya, prototipe P2 dijadwalkan terbang pada akhir 2026, disusul P3 pada akhir 2026 atau awal 2027.
Demiroglu menegaskan bahwa proyek ini merupakan titik balik strategis bagi industri pertahanan Turki.
“Pernyataan ini menunjukkan bahwa proyek KAAN telah memasuki fase kritis dalam hal pengujian penerbangan, pengembangan mesin, dan potensi ekspor,” pungkasnya.
(FR)
















