“Memang ada puluhan ribu orang di negara bagian terdampak di Selatan yang kehilangan aliran listrik. Kami memiliki tim dari perusahaan utilitas yang bekerja untuk memulihkan aliran listrik secepat mungkin,” ujar Noem dalam konferensi pers.
Pemerintah meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri mengingat suhu ekstrem masih akan bertahan. Kristi Noem menekankan pentingnya persiapan logistik bagi setiap keluarga.
“Cuacanya akan sangat, sangat dingin. Kami mendorong semua orang untuk menyimpan bahan bakar dan makanan. Kita akan melewati ini bersama-sama,” tambah Noem menutup pernyataannya.
Selain mengancam permukiman, cuaca buruk ini juga membahayakan infrastruktur teknologi. Dominion Energy memperingatkan risiko gangguan pada pusat data di Virginia akibat potensi badai es tebal, yang dapat berdampak pada lalu lintas data global.
(*Sr)
















