Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam pengelolaan dana negara.
Untuk itu, kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) digelar secara intensif di Desa Bukit Serayan, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang, pada Jumat (23/1/2026).
Baca Juga: Puncak Monev KI Kalbar, Gubernur Ria Norsan Sebut Inovasi Informasi Kini Jadi Keharusan
Kegiatan yang melibatkan personel Kodim 1209/Bky dan tim verifikasi ini tidak hanya melihat fisik bangunan, tetapi juga menyisir aspek administrasi dan pelaporan keuangan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikucurkan pemerintah benar-benar terserap tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Periksa Kelengkapan Administrasi
Tim verifikasi melakukan pemeriksaan mendalam terhadap dokumen pendukung dan laporan pertanggungjawaban desa.
Hal ini dinilai krusial untuk menutup celah terjadinya praktik penyimpangan atau korupsi yang dapat merugikan negara dan menghambat kemajuan desa.
Pihak Kodim 1209/Bky menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses ini agar tercipta pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel.
“Tim verifikasi melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kelengkapan administrasi dan pelaporan keuangan desa. Hal ini penting untuk menjamin bahwa setiap rupiah yang dikucurkan telah terserap secara tepat sasaran serta terhindar dari praktik penyimpangan,” tegas perwakilan tim Monev dalam keterangannya.
Kawal Pembangunan Berkelanjutan
Selain memeriksa buku administrasi, sinkronisasi antara data di atas kertas dengan fakta di lapangan juga dilakukan.
Proyek seperti penimbunan jalan tani, program ODF, dan pipanisasi air bersih di Dusun Nyandung menjadi sampel pembuktian penggunaan anggaran.
















