Perdebatan Sengit: Haruskah Pembalut Sekali Pakai Dicuci Sebelum Dibuang? Ini Faktanya

"Masih sering mencuci pembalut sekali pakai sebelum dibuang? Simak fakta medis dan lingkungannya. Ternyata kebiasaan ini justru bisa mencemari air dan tidak higienis."
Masih sering mencuci pembalut sekali pakai sebelum dibuang? Simak fakta medis dan lingkungannya. Ternyata kebiasaan ini justru bisa mencemari air dan tidak higienis. (Dok. Ist)
  1. Lipat: Gulung pembalut bekas dengan sisi yang kotor berada di dalam.
  2. Bungkus: Gunakan pembungkus dari pembalut baru atau koran/kertas bekas/tisu. Pastikan tertutup rapat agar aroma tidak keluar dan tidak mengundang lalat.
  3. Buang: Masukkan ke tempat sampah tertutup. Darah menstruasi adalah materi biologis yang akan terurai secara alami, sama seperti limbah organik lainnya.

Pengecualian: Pembalut Kain (Reusable Pads)

Aturan di atas hanya berlaku untuk pembalut sekali pakai.

Jika Anda adalah pengguna pembalut kain atau celana menstruasi, maka wajib hukumnya untuk mencuci bersih.

Pada pembalut kain, tidak ada bahan kimia gel yang akan hancur.

Mencucinya dengan air dingin dan sabun lembut sangat diperlukan untuk membunuh bakteri, mencegah jamur, dan menjaga kesehatan organ reproduksi perempuan agar bisa dipakai ulang dengan aman.

Menjadi perempuan yang peduli kebersihan itu penting.

Namun, kita juga perlu bijak memilah mana kebiasaan yang didasari fakta kesehatan dan mana yang sekadar mitos.

Untuk pembalut sekali pakai, biarkan ia menjalankan fungsinya: pakai, bungkus rapat, lalu buang. Hemat air, jaga lingkungan, dan tetap bersih.

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Bahaya Membiarkan Anemia Saat Datang Bulan

(Mira)