Faktakalbar.id, SANGGAU – Gerbang ekspor perbatasan kembali mencatat tonggak penting bagi komoditas lokal di pasar global.
Sebanyak 1,3 ton udang vaname resmi dilepas sebagai komoditas unggulan baru melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, menuju pasar Malaysia.
Baca Juga: Musim Durian Usai, Ekspor Pekawai via PLBN Entikong Tembus 103 Ton
Pengiriman perdana di awal tahun 2026 ini menjadi penanda babak baru penguatan ekspor perikanan lintas negara dari kawasan perbatasan Indonesia.
Udang vaname dinilai sebagai komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berdaya saing kuat.
Karakteristik mutu produk, keseragaman ukuran, dan efisiensi masa panen mendukung daya saing komoditas ini dalam perdagangan perikanan lintas negara.
Pengiriman dengan volume 1,3 ton tersebut menjadi simbol awal pengembangan ekspor berkelanjutan dari wilayah perbatasan.
Penanggung Jawab Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong, Swiet Sinay menyampaikan bahwa Karantina Kalimantan Barat memastikan seluruh komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan karantina, kesehatan, dan keamanan pangan sesuai dengan regulasi negara tujuan.
Baca Juga: Tanpa Dokumen, Karantina Kalbar Tahan Daging Beku dan Madu Ilegal di PLBN Entikong
















