Musim Durian Usai, Ekspor Pekawai via PLBN Entikong Tembus 103 Ton

Petugas Karantina Kalimantan Barat melakukan pemeriksaan fisik komoditas buah pekawai yang akan diekspor ke Malaysia di mobil angkutan barang PLBN Entikong. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Petugas Karantina Kalimantan Barat melakukan pemeriksaan fisik komoditas buah pekawai yang akan diekspor ke Malaysia di mobil angkutan barang PLBN Entikong. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Berakhirnya musim durian tidak menyurutkan geliat ekspor hortikultura di beranda depan negara.

Kini, giliran buah pekawai yang mengambil alih panggung sebagai komoditas unggulan baru dengan mencatatkan lonjakan signifikan, baik dari frekuensi pengiriman maupun volume ekspor yang melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau.

Baca Juga: Tanpa Dokumen, Karantina Kalbar Tahan Daging Beku dan Madu Ilegal di PLBN Entikong

Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong mencatat kinerja impresif sepanjang Januari 2026.

Sebanyak 103,59 ton pekawai berhasil diekspor ke Malaysia melalui 25 kali frekuensi pengiriman.

Capaian ini menegaskan tren peralihan komoditas musiman yang tetap terjaga konsistensinya dalam perdagangan lintas batas.

Penanggung jawab Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan bagian dari dinamika alami perdagangan komoditas hortikultura di kawasan perbatasan.