Cek Lokasi Banjir dan Longsor, Kepala BNPB: Penanganan Pascabencana Aceh Harus Tepat Sasaran

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Mendagri Tito Karnavian saat meninjau kondisi infrastruktur terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Rabu (21/1).
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat meninjau kondisi infrastruktur terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Rabu (21/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, BIREUEN – Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengawal proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, turun langsung ke lapangan untuk memastikan percepatan penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor berjalan optimal.

Baca Juga: Tinjau Korban Bencana di Aceh, Kepala BNPB Percepat Huntara dan Salurkan Dana Tunggu Hunian

Dalam kunjungan kerjanya pada Rabu (21/1/2026), Kepala BNPB didampingi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.

Keduanya memantau langsung perkembangan situasi di dua wilayah terdampak, yakni Kabupaten Pidie Jaya yang masih berstatus tanggap darurat, dan Kabupaten Bireuen yang kini memasuki fase transisi darurat ke pemulihan.

Fokus pada Fasilitas Pendidikan dan Infrastruktur

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan fase penanganan berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi. Rombongan mengawali pengecekan di Kabupaten Pidie Jaya, dimulai dari lapangan MTQ setempat.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian khusus adalah SMAN 2 Meureudu di Gampong Menasah Bie, Kecamatan Meurah Dua.

Baca Juga: BNPB Rampungkan Pembangunan Huntara bagi 50 KK di Pidie Jaya

Sekolah ini sempat tertimbun material lumpur akibat banjir. Kepala BNPB memeriksa langsung kondisi fisik bangunan untuk merumuskan langkah cepat agar aktivitas belajar mengajar kembali normal.