Pelaku Gunakan Kecerdasan Buatan (AI)
Ipda Adrian Trisno mengungkapkan fakta mengejutkan terkait sumber kegaduhan ini. Berdasarkan penelusuran tim siber, konten foto dan narasi bohong tersebut ternyata dibuat oleh seorang remaja berinisial AA (17).
Pelaku yang tercatat sebagai siswa di salah satu sekolah kejuruan di lingkungan yayasan yang sama, mengakui perbuatannya. AA mengaku membuat konten manipulasi tersebut menggunakan aplikasi kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Perairan Sungai Tengar Ketapang
Kepada polisi, pelaku mengaku motif di balik aksinya hanyalah iseng tanpa memikirkan dampak hukum dan keresahan masyarakat yang ditimbulkan.
“Setelah kami lakukan pengecekan langsung di lapangan, dapat dipastikan bahwa kabar tersebut tidak sesuai fakta dan tidak pernah terjadi,” ujar Ipda Adrian Trisno saat memberikan keterangan pers, Rabu (21/1/2026).
Polres Sanggau mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
(*Red)
















