Jangan Cuma Tahu Manisnya, Ini Manfaat Ajaib Tebu Selain Jadi Gula

"Sering minum es tebu di Pontianak? Ternyata tebu bukan cuma gula. Simak manfaat air tebu untuk skincare alami, ginjal, hingga inovasi ampas tebu ramah lingkungan."
Sering minum es tebu di Pontianak? Ternyata tebu bukan cuma gula. Simak manfaat air tebu untuk skincare alami, ginjal, hingga inovasi ampas tebu ramah lingkungan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Siapa warga Pontianak yang tak kenal es tebu? Di tengah teriknya cuaca Khatulistiwa, segelas sari tebu dingin yang dijajakan di pinggir jalan, mulai dari Jalan Tanjungpura hingga pelosok Gang Tebu di Pontianak Barat, selalu jadi penawar dahaga nomor satu.

Namun, selama ini kita hanya mengenal tebu sebagai bahan baku gula pasir atau sekadar minuman pelepas dahaga.

Padahal, di balik batangnya yang keras, tanaman bernama latin Saccharum officinarum ini menyimpan “emas hijau” yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh hingga solusi masalah lingkungan.

1. “Skincare” Alami yang Murah Meriah

Baca Juga: Si Merah Kaya Nutrisi, Ini 5 Manfaat Tomat untuk Kulit Glowing dan Jantung Sehat

Bagi kaum hawa yang gemar perawatan kulit, pasti familiar dengan Glycolic Acid atau Asam Glikolat.

Tahukah Anda? Senyawa mahal yang sering ada dalam serum wajah ini aslinya berasal dari tebu!

Kandungan asam alfa hidroksi (AHA) alami pada air tebu membantu eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati.

Mengonsumsi air tebu secara teratur (tanpa tambahan gula pasir/susu kental manis) dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi dan glowing dari dalam.

2. Detoks Alami Ginjal dan Hati

Secara medis, air tebu bersifat diuretik alami, yang artinya dapat membantu melancarkan buang air kecil.

Ini sangat efektif untuk membantu kerja ginjal membuang racun dan kelebihan garam dalam tubuh.

Selain itu, dalam pengobatan tradisional, air tebu murni sering disarankan untuk penderita penyakit kuning (jaundice) karena kemampuannya mengembalikan protein yang hilang dan memulihkan fungsi hati.

3. Tebu Hitam: Obat Tradisional Warisan Nenek Moyang