Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Babak baru ketegangan energi dimulai di Jepang. Pemerintah Negeri Sakura resmi mengaktifkan kembali Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki-Kariw PLTN terbesar di dunia pada Rabu (21/1/2026).
Langkah ini diambil lebih dari satu dekade setelah bencana Fukushima Daiichi yang memicu trauma mendalam bagi publik Jepang.
Keputusan operator Tokyo Electric Power Company (TEPCO) untuk mencabut batang kendali dan memulai reaktor disetujui setelah lampu hijau dari Gubernur Prefektur Niigata bulan lalu.
Namun, di lapangan, kebijakan ini disambut dingin, bahkan perlawanan terbuka dari masyarakat lokal.
Baca Juga: 5 Fakta Borneo Shinbun, Koran Propaganda Jepang di Kalimantan Barat
Luka Lama Belum Kering
Di tengah suhu beku, puluhan warga lansia menggelar unjuk rasa di gerbang pembangkit.
Mereka menyuarakan ketakutan akan terulangnya mimpi buruk 2011.
Bagi mereka, mengaktifkan kembali reaktor di bawah kendali TEPCO operator yang sama dengan PLTN Fukushima yang meleleh adalah sebuah pertaruhan nyawa.
















