Sunmori Entikong Diprotes Warga, Suara Knalpot Brong Dinilai Ganggu Ibadah Minggu

Ratusan pengendara motor memadati kawasan Pasar Baru PLBN Entikong dalam kegiatan Sunmori yang dikeluhkan warga karena kebisingan knalpot brong. (Dok. Facebook/Polsek Entikong)
Ratusan pengendara motor memadati kawasan Pasar Baru PLBN Entikong dalam kegiatan Sunmori yang dikeluhkan warga karena kebisingan knalpot brong. (Dok. Facebook/Polsek Entikong)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) yang dipusatkan di kawasan Pasar Baru Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat, Minggu (18/01/2026).

Baca Juga: Polsek Entikong Bekuk Pemuda Pembawa 9,36 Gram Sabu

Kegiatan otomotif yang melibatkan ratusan pengendara motor tersebut diprotes warga karena suara bising knalpot brong dinilai mengganggu kekhusyukan ibadah Minggu.

Keluhan ini mencuat setelah iring-iringan motor melintas di jalur menuju titik kumpul di Pasar Baru PLBN.

Rute tersebut diketahui melewati salah satu rumah ibadah yang berjarak kurang lebih 4 kilometer dari lokasi akhir kegiatan.

Saat rombongan melintas, kegiatan peribadatan sedang berlangsung, sehingga kebisingan yang ditimbulkan memicu reaksi keras.

Salah seorang warga yang juga pengurus rumah ibadah di sekitar Mapolsek Entikong meluapkan kekecewaannya di media sosial.

Ia menyayangkan minimnya sensitivitas peserta Sunmori yang tetap memacu kendaraan dengan knalpot bising saat umat sedang beribadah.

“Sepanjang perayaan kami tidak bisa merasakan kekhusyukan sama sekali. Yang kami dengar hanya knalpot brong. Hampir sepanjang perayaan,” keluh warga tersebut.

Ia juga menyoroti kurangnya koordinasi terkait pelaksanaan acara yang melibatkan massa besar di hari libur keagamaan.

Baca Juga: Tanpa Dokumen, Karantina Kalbar Tahan Daging Beku dan Madu Ilegal di PLBN Entikong

Warga khawatir jika hal ini tidak ditertibkan, dapat memicu gesekan sosial karena masyarakat merasa tidak dihargai waktu ibadahnya.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, membenarkan adanya keresahan yang timbul akibat kegiatan Sunmori itu saat dikonfirmasi oleh Faktakalbar.id, Selasa (20/01/2026).

Pihaknya mengakui menerima laporan terkait gangguan kenyamanan warga, khususnya di sekitar jalur yang dilalui peserta.

“Dikarenakan bertepatan dengan waktu ibadah pada hari Minggu, memang benar terdapat beberapa keluhan dari masyarakat khususnya di sekitar wilayah Pasar Baru PLBN Entikong yang cukup terganggu imbas kegiatan Sunmori tersebut,” ujar AKP Donny saat dikonfirmasi, Selasa (20/01/2026).

AKP Donny menjelaskan, pihaknya sebenarnya telah melakukan langkah antisipasi dengan memberikan imbauan kepada panitia penyelenggara agar mengarahkan peserta untuk tertib berlalu lintas.

Namun, lonjakan jumlah peserta di luar prediksi menjadi kendala di lapangan.