“Kalo ga fokus cuma temprorer dan asal2an kemungkin ga bisa bertahan lama,” lanjutnya memberikan kritik.
Kritik senada juga dilontarkan oleh warganet lain dengan nama akun Basudewa. Komentar tersebut menyoroti aspek efisiensi anggaran negara.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, PTPN IV dan Pemkab Landak Tanam Jagung di Lahan Replanting Sawit
Ia berharap agar pemerintah tidak sekadar membuat program seremonial yang pada akhirnya tidak memberikan hasil nyata bagi masyarakat atau nol besar.
“Semoga program seperti itu tidak terulang terus… Pemborosan anggaran negara…. Hasilnya nol besar,” tulis Basudewa menimpali.
Reaksi ini menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Landak sangat mengharapkan adanya evaluasi mendalam terhadap setiap kebijakan pertanian.
Publik berharap program tanaman kedelai yang baru diluncurkan ini tidak bernasib sama dengan program-program sebelumnya yang dinilai layu sebelum berkembang.
(Natash)
















