Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat, Rudy Mahani Harahap, mengingatkan jajaran Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa untuk tidak memandang manajemen risiko hanya sebatas pemenuhan aturan administrasi semata.
Hal ini ditekankan mengingat besarnya rencana pengembangan Sistem Pengolahan Air Limbah (SPAL) yang memiliki nilai investasi tinggi.
Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Selasa (20/1/2026), Rudy menegaskan bahwa setiap program strategis harus disertai mitigasi risiko yang matang, baik dari sisi keuangan, operasional, maupun sosial.
















