Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Barat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Jalan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan usai Rapat Koordinasi Pembangunan SR Tahap II.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mematangkan persiapan proyek strategis bidang pendidikan ini.
Baca Juga: Singkawang Masuk 10 Kota dengan Inflasi Terendah Nasional, Ekonomi Stabil
Dalam kunjungan tersebut, sejumlah pejabat terkait turut hadir, antara lain Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Kepala BKAD Kota Singkawang, serta perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalbar dan Kota Singkawang. Kepala Dinas Sosial PPPA Kota Singkawang juga ikut serta dalam rombongan.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum RI Provinsi Kalimantan Barat memaparkan gambaran umum rencana pembangunan.
Penjelasan kemudian berlanjut ke aspek teknis oleh perwakilan WIKA–CIPTA–WEGE KSO selaku pelaksana konstruksi di lapangan.
Pemerintah menyiapkan total lahan seluas 24 hektare di lokasi tersebut. Khusus untuk pembangunan kawasan Sekolah Rakyat Tahap II, pelaksana proyek akan memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 6,31 hektare.
Berdasarkan perencanaan, kawasan pendidikan ini akan memiliki fasilitas yang lengkap.
Kontraktor akan membangun sebanyak 17 gedung yang terdiri dari ruang kelas untuk pembelajaran hingga asrama bagi para siswa.
Baca Juga: Gandeng BPN, PDAM Singkawang Ukur Lahan Intake Danau Serantangan di Sagatani
Sekolah ini memiliki kapasitas daya tampung sekitar 1.080 siswa, yang mencakup jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pemerintah menargetkan Sekolah Rakyat Tahap II ini mulai beroperasi dan menerima peserta didik pada tahun ajaran baru, Juli 2026 mendatang.
(*Sari)













