Faktakalbar.id, TOKYO – Personel dari Brigade Insinyur ke-4 Pasukan Bela Diri Darat Jepang (Japan Ground Self-Defense Force atau JGSDF) dipastikan akan diberangkatkan ke Kerajaan Kamboja, Kamis (15/01/2026).
Baca Juga: Jepang Hadapi Ancaman Keamanan Terberat, Perkuat Aliansi dan Alutsista di 2026
Pengiriman pasukan ini dilakukan dalam rangka mendukung proyek peningkatan kapasitas di bidang Operasi Pemeliharaan Perdamaian (Peacekeeping Operations atau PKO), khususnya terkait teknik sipil dan fasilitas.
Sebelum keberangkatan penuh, para personel yang bertugas menerima pengarahan dan dukungan moril secara daring dari Pejabat Pemerintah, Wakabayashi.
Kegiatan pemberian motivasi melalui sambungan video konferensi tersebut dilaksanakan pada Selasa (13/01/2026).
Dalam misinya di Kamboja, pasukan JGSDF akan berbagi pengetahuan serta keahlian teknis kepada Angkatan Darat Kamboja.
Para instruktur dari Jepang dijadwalkan untuk memberikan materi berupa kuliah teori serta praktik langsung di lapangan.
Fokus utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan operasional alat berat, khususnya pengoperasian derek (crane).
Meningkatan kapasitas ini diharapkan dapat menunjang kesiapan dan kemampuan teknik sipil militer Kamboja dalam menjalankan tugas-tugas pemeliharaan perdamaian di masa depan.
(fr)
















