“Hingga pemutakhiran pada Selasa (13/1), capaian fisik secara keseluruhan telah memasuki tahap akhir. Sebanyak 7 unit telah mencapai progres 100 persen, sementara 27 unit lainnya berada di atas 50 persen. Pemasangan struktur, atap, dinding GRC, hingga instalasi listrik dan air bersih terus dipercepat,” jelas pihak BNPB.
Sementara itu di Aceh, dukungan dari Danantara telah membuahkan hasil dengan serah terima 200 unit hunian.
Progres 100 persen juga tercapai di Blang Pandak, Kabupaten Pidie (12 unit) dan Kecamatan Pantee Bidari, Aceh Timur (1 unit).
Pemerintah juga mempercepat penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) yang kini telah menjangkau 1.950 keluarga.
Operasi Logistik dan Modifikasi Cuaca
Untuk menunjang pemulihan, distribusi logistik dilakukan secara masif melalui jalur udara dan laut. Total logistik yang terdistribusi mencapai 1.740,39 ton atau 99,86 persen dari total logistik masuk.
Operasi ini melibatkan pesawat kargo, Hercules, truk darat, hingga KRI Banjarmasin dan KRI Surabaya. Armada helikopter juga disiagakan untuk evakuasi medis darurat di wilayah terisolir.
Guna memastikan kelancaran seluruh proses penanganan bencana di Sumatra, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus diintensifkan untuk mengendalikan curah hujan.
“Hingga Senin (12/1), akumulasi penyemaian awan telah mencapai total 1.150 sortie di tiga provinsi terdampak, dengan rincian 433 sortie di Aceh, 344 sortie di Sumatera Utara, dan 373 sortie di Sumatera Barat,” tutup laporan tersebut.
(*Red)
















