3. Membeli Barang Bekas (Thrifting)
Barang bekas tidak selalu berarti rusak. Banyak barang pre-loved seperti pakaian, furnitur, atau elektronik yang masih dalam kondisi sangat baik namun dijual dengan harga jauh lebih terjangkau. Ini adalah cara bijak untuk tetap memenuhi kebutuhan tanpa bergantung pada barang baru.
Baca Juga: 5 Cara Ampuh Pulihkan Keuangan Pasca Liburan Tahun Baru
4. Membuat Sendiri (DIY)
Bagi Anda yang memiliki keterampilan, membuat barang sendiri atau membawa bahan ke tukang jahit bisa menghemat pengeluaran secara signifikan. Barang yang dibuat sendiri cenderung memiliki nilai emosional lebih tinggi dan lebih awet karena sesuai dengan keinginan pribadi.
Membeli Barang Baru Sebagai Opsi Terakhir
Membeli barang baru bukanlah hal terlarang, namun jadikan itu sebagai pilihan terakhir setelah pertimbangan matang. Cempaka Asriani menekankan beberapa poin penting sebelum Anda melakukan checkout:
-
Sesuaikan dengan Bujet: Pastikan Anda memiliki anggaran yang cukup tanpa mengganggu kebutuhan pokok lainnya.
-
Kesesuaian Gaya Hidup: Hindari membeli barang hanya karena mengikuti tren. Barang yang sesuai gaya hidup akan digunakan dalam waktu lama.
-
Kapasitas Penyimpanan: Pastikan Anda memiliki tempat untuk menyimpannya dan mampu merawatnya agar tidak cepat rusak dan berakhir sia-sia.
Mindful consumption bukan tentang menahan diri secara ekstrem, melainkan tentang mengembalikan kesadaran di setiap keputusan konsumsi. Dengan memberi jeda, Anda tidak hanya menyelamatkan dompet, tetapi juga mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
(*Drw)
















