Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang kembali mencatatkan kinerja positif dalam pengelolaan ekonomi daerah.
Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Singkawang berhasil masuk dalam jajaran 10 kota dengan tingkat inflasi terendah se-Indonesia.
Baca Juga: Bahas Pembangunan Gerai KKMP, Wali Kota Singkawang Ingatkan Tertib Administrasi Aset
Prestasi ini terungkap dalam pembahasan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional tahun 2026.
Tercatat, angka inflasi Kota Singkawang berada di posisi 1,9 persen pada akhir Desember 2025.
Angka tersebut memastikan posisi Singkawang tetap berada dalam rentang target nasional yang aman, yakni antara 1,5 persen hingga 3,5 persen.
Capaian angka 1,9 persen ini mengindikasikan kondisi ekonomi yang sehat dan seimbang.
Inflasi yang terjaga tidak terlalu tinggi mencegah lonjakan harga yang membebani warga, namun juga tidak terlalu rendah sehingga roda ekonomi tetap bergerak dinamis.
Baca Juga: Gandeng BPN, PDAM Singkawang Ukur Lahan Intake Danau Serantangan di Sagatani
Bagi masyarakat, stabilitas angka inflasi ini memberikan dampak langsung yang signifikan.
Harga kebutuhan pokok menjadi relatif stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Selain itu, kondisi ini memberikan kepastian bagi usaha kecil dan pedagang untuk terus menjalankan aktivitas bisnisnya tanpa gejolak harga yang ekstrem.
Keberhasilan pengendalian inflasi ini dinilai sebagai hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pasokan bahan pokok di pasaran.
(ra)
















