“Kami pada akhirnya tidak peduli nama apa yang ada di sisi rudal atau pesawat atau apa pun yang dibuat di Departemen Perang. Kami hanya menginginkan yang terbaik, dan harapan kami adalah setiap perusahaan bersaing, dan setiap perusahaan bersaing di lapangan permainan yang seimbang,” tegasnya.
Baca Juga: Serangan Presisi F-35B AS Ratakan Jet Tempur dan Sistem Rudal Venezuela
Hegseth juga mengingatkan bahwa dalam situasi geopolitik saat ini, basis industri pertahanan harus bergerak cepat.
Hal ini dikarenakan negara-negara pesaing (peer adversaries) sedang membangun kekuatan militer dengan kecepatan yang memecahkan rekor.
“Kita harus bergerak cepat. Para pejuang membutuhkannya; mereka pantas mendapatkannya,” pungkas Hegseth.
(fr)













