Faktakalbar.id, TEXAS – Sekretaris Perang (Secretary of War) Amerika Serikat, Pete Hegseth, menegaskan komitmen Pentagon untuk berinvestasi secara serius pada basis industri pertahanan nasional.
Hal tersebut disampaikannya saat berbicara di hadapan ribuan pekerja di pabrik Angkatan Udara 4 milik Lockheed Martin di Fort Worth, Texas, Senin (12/01/2026).
Dalam pidatonya yang bertajuk tur Arsenal of Freedom, Hegseth menekankan bahwa industri pertahanan harus setia mendukung para pria dan wanita yang telah bersumpah serta warga sipil yang mendukung Konstitusi untuk membela negara.
Di hadapan kerumunan pekerja yang memproduksi jet tempur F-35 Lightning II Joint Strike Fighter, Hegseth menyatakan bahwa kerja keras mereka sangat dihargai.
Ia menegaskan bahwa peran pekerja pabrik sama vitalnya dengan pasukan yang berada di medan tempur.
“Bukan hanya para pendobrak pintu dan orang-orang yang menjatuhkan bom. Bukan hanya analis intelijen dan mekanik yang mengenakan seragam kamuflase yang sangat penting bagi bangsa kita. Itu adalah kalian semua dan ribuan orang yang kalian wakili, yang telah mendedikasikan hidup kalian untuk presisi, keterampilan, bekerja dengan helm proyek, untuk memberikan kemampuan bagi para pejuang perang,” ujar Hegseth.
Lebih lanjut, Hegseth menggarisbawahi bahwa Departemen Perang (War Department) saat ini tidak lagi berfokus pada nama besar perusahaan atau kedekatan hubungan masa lalu dengan Pentagon.
Fokus utama pemerintah saat ini adalah kompetisi yang adil untuk mendapatkan kualitas terbaik.













