“Kami amat sangat kecewa. Jalan provinsi di Ketapang semakin hancur lebur, tapi tidak ada respons nyata. Setiap hari masyarakat mengeluh dan berteriak, tapi Pemprov Kalbar dan DPRD Kalbar asal Ketapang seperti tidak peduli,” tegas Kurniawan, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Jalan Rusak di Ketapang: Titik Rawan di Ruas Simpang Dua – Balai Berkuak
Minta Pejabat Turun ke Lapangan
Warga memahami bahwa perbaikan infrastruktur membutuhkan proses perencanaan dan anggaran yang besar.
Namun, masyarakat mengharapkan adanya empati dan kepedulian nyata dari para pejabat publik, salah satunya dengan melihat langsung kondisi di lapangan.
“Minimal turun meninjau kondisi jalan agar tahu penderitaan kami. Supaya ini jadi prioritas. Anggota DPRD Kalbar asal Ketapang harusnya paling depan menyuarakan aspirasi kami, bukan malah diam,” tutupnya.
Masyarakat mendesak agar perbaikan jalan provinsi di Ketapang segera dimasukkan dalam skala prioritas pembangunan sebelum kerusakan semakin meluas dan memakan korban jiwa atau melumpuhkan ekonomi daerah sepenuhnya.
(*Red)
















